Bismillaahirrahmaanirrahiim ...
“...Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan orang-orang yang dusta” (Al 'Ankabut :1-3).
Ya logikanya, anak-anak yang bersekolah saja jika akan naik kelas atau tingkat, pasti akan dihadapkan dengan ujian, sebagai ukuran bahwa ia memang telah mampu melewati kelas ini dengan semua mata pelajarannya dengan baik. Nah, apalagi kita sebagai hambaNya, yang ingin diakui atau dianggap oleh Robb kita sebagai hamba2Nya yang beriman, sudah pasti akan diuji olehNya.
Dan ujian itu bukan hanya hal2 yang terasa menyusahkan dan menyulitkan, tapi semua nikmat yang telah Ia karuniakan sejatinya adalah ujian.
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya’: 35)
Mampukan kita bersyukur dengan semua nikmat yang diberikan dan menjadikannya sebagai jalan untuk semakin dekat kepadaNya, dan bisakah kita tetap bersabar dengan musibah yang Allah berikan namun kita masih selalu dekat kepadaNya, selalu berprasangka baik kepadaNya, dan hingga akhirnya kita mampu mengambil ibroh dari setiap musibah yang diberikan.
Itulah bentuk kasih sayangNya, yang juga tak lepas dari cara Allah untuk memndidik kita menjadi hambaNya yang lebih baik derajatnya di sisi Allah. Karena sesuangguhnya Allah sangat ingin agar kita selalu dekat denganNya, memohon, bermunajat dan merintih kepadaNya.
Tidak hanya sakit, sehat pun adalah ujian
Tidak hanya dalam keadaan sempit (kekurangan harta dsb), keadaan lapang pun adalah ujian
Tidak hanya yang belum punya pasangan, yang sudah punya pasangan pun akan ada ujian tersendiri *pasangan yang halal tentunya
Tidak hanya belum punya pekerjaan, punya jabatan/pekerjaan bagus pun adalah ujian, apakah ia bisa amanah atau tidak
Tidak hanya yang belum memiliki keturunan, yang sudah memiliki pun akan diuji kesabarannya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya
Sabar dan syukur, yah itulah kuncinya, so simple but miracle
Duhai diri, semoga Allah memampukanmu agar selalu bisa istiqomah untuk menjadi hambaNya yang selalu bersyukur dan bersabar apapun ujian yang diberikan. Aamiin ....
Allahu a'lam ....
No comments:
Post a Comment